SLIDER

WELCOME!

Hi fellas! My name is Justin Larissa and welcome to my online home where you can see how I Travel and Enjoy Everything! Lets pull up a bear, have a cup of Thai Tea, make yourself comfortable and enjoy my blog.

ABOUT JUSTIN

NEWSLETTER

irmctua dan aubj ahtang misterius


Alkisah di hari Sabtu seorang pemilik toko sendal paling sukses di Kerajaan Irmctua sedang jalan-jalan ke pinggir sungai. Malam itu suasana kerajaan sedang sepi karena semua orang sedang menyaksikan pertandingan bola di lapangan kerajaan. Karena ia hanya tertarik pada sandal, jadi ia lebih memilih jalan-jalan. Cuacanya sangat sangat dingin, bahkan jika bernafas hidungnya mengeluarkan asap seperti sapi. Malam itu ia mengenakan baju kesayangannya, sebuah aubj ahtang dan sebuah anelca. Baju 'ajaib' yang bisa menghangatkan tubuhmu seolah ada api unggun disekitar tubuhmu. Penjual sendal itu sangat menyukai aubj ahtang miliknya, bahkan ia selalu menggantungnya dan mencucinya dengan sangat hati-hati. Kemudian langkahnya terhenti kaget, dari timur terdengar suara gemuruh orang-orang berteriak marah. Oh ternyata pertandingan bola akbar itu berakhir kacau. Semua orang bertengkar dan marah satu sama lain seolah semua orang disitu melakukan kesalahan. Tanpa diundang dan entah akan ada yang mengantarkannya pulang atau tidak, si penjual sandal itu terseret dalam kerumunan perang tidak menyenangkan dan ternyata menjadi perang paling besar sepanjang sejarah Kerajaan Irmctua.

Setelah dua jam perang itu berlangsung, langit tiba-tiba gemuruh. Warna putihnya menjadi abu-abu dan awannya tebal-tebal seperti kapuk di kasur baru. Tidak ada yang peduli dengan perubahan warna langit itu, semua orang sibuk membenci dan bermusuhan satu sama lain, saling memukul dan menyakiti. Entah bagaimana nasib si penjual sendal itu. Lalu hujan turun. Masih saja tidak ada yang peduli. Kemudian ada kilatan zig zag di langit, warnanya terang dan menusuk mata. Bunyinya 30x lipat lebih kencang dan menggelegar dari suara naga raksasa. Lalu hujan turun semakin semakin semakin deras. Bahkan mungkin ini adalah hujan paling besar di seluruh jagad raya.

Tanpa sadar, Kerajaan Irmctua mulai banjir besar. Tinggi air sudah mencapai dada dan semua orang mulai berhenti berperang. Mereka panik dan mulai kembali ke rumah untuk menyelamatkan apapun dari harta mereka yang masih bisa diselamatkan. Tapi apa daya, Dewa Irmctua sepertinya sedang murka luar biasa. Tak butuh lama, banjir besar itu akhirnya menutup seluruh pelosok Kerajaan Irmctua. Sampai benteng paling tinggi yang biasa digunakan sebagai menara penyerang sudah jauh tenggelam. Kau tau? Seluruh bagian kerajaan sudah terendam air. Benar-benar tenggelam tak bersisa. Yang mengerikan juga, mayat seluruh warga kerajaan hilang, tidak ada yang mengambang atau pun berenang. Dewa Irmctua memang terkenal misterius, tapi tidak ada yang menyangka kalau dia juga sadis.

2339 tahun kemudian,

tepatnya bulan Juli 2010, saya datang ke Sungai Citarum, Jawa barat, untuk ikut lomba arung jeram. Saat saya sedang istirahat setelah jogging sambil minum susu hangat di warung, ibu pemilik warung bercerita mengenai kisah Sungai Citarum. Jadi asal mula nama Citarum itu diambil dari nama kerajaan yang dulu pernah tenggelam lalu ada longsor yang akhirnya membentuk sebuah sungai. Karena kerajaan itu terkena kutukan karena berperang, kutukan itu berimbas jadi efek bau yang muncul dari sungai Citarum. Lalu ibu itu juga cerita tentang baju ajaib yang berbentuk sweater –dijaman sekarang. Katanya baju itu adalah baju pemilik toko sepatu paling mahsyur di kerajaan itu dan menjadi satu-satunya benda yang selamat dari kutukan banjir Dewa. Sebuah baju hangat berwarna abu-abu, dan sekarang keberadaannya menjadi misteri. Saya terkejut mendengarnya dan jadi penasaran seperti apa bentuk baju hangat misterius itu.

Malamnya seorang sahabat lama datang berkunjung dan menemui saya. Dia adalah seorang yang berwajah tampan seperti Jimmy ‘The Upstairs” dan seniman Tampan Destawan. Yang paling keren, dia adalah seorang pemain riverboarding. Karena awam saya menyebutnya pemain sendal raksasa. Lihat tulisan Australasian dari Saya, ada fotonya disana. Oke, dia datang sesuai janjinya dan kami duduk bersama di depan warung kopi yang biasa-biasa saja. Mengobrol banyaaaaaak sekali. Dari sebelum maghrib sampai isya’, dari kopinya panas sampai adem-ayem, dari gigi saya basah sampe giginya kering, wah asik lah pokoknya. Kemudian di ujung perbincangan, teman saya memberikan sebuah sweater sebagai oleh-oleh. Dia berkata kalau sweater itu didapatnya dari seorang penjual sendal termahsyur didesanya yang bernama Irmctua. Ukurannya kebesaran untuk saya tapi bukan masalah, itu adalah baju hangat yang bagus.

Beberapa bulan kemudian saya mengenakannya karena cuaca begitu dingin –benar benar dingin. Dan saya merasakan hangat sepanjang hari saya mengenakan sweater itu. Padahal saya ga pake baju kaos lagi untuk dalemannya. Lalu saya bertanya-tanya, jangan-jangan ini si jaket misterius itu?

No comments

Post a Comment

I'd love to hear from you!

© Travel and Enjoy Everything with Justin Larissa • Theme by Maira G.