SLIDER

WELCOME!

Hi fellas! My name is Justin Larissa and welcome to my online home where you can see how I Travel and Enjoy Everything! Lets pull up a bear, have a cup of Thai Tea, make yourself comfortable and enjoy my blog.

ABOUT JUSTIN

NEWSLETTER

COW-LOBS!

Setelah menikmati indahnya tidur siang di De Halimun, kami kelaparan dan ingin dinner kece dengan datang ke tempat makan steak. Highlights makanan yang akan saya ceritakan disini ada dua, yaitu pas makan malam hari Sabtu dan makan siang hari Minggu. Sebenarnya masih banyak rekomendasi yang diberikan sama teman-teman, jadi memang sudah seharusnya weekend getaway ke Bandung ini diagendakan lebih sering hahaha.


I’ve been craving for Suis Butcher since my ex-boyfriend ate that few years ago. Agak konyol sih alesannya tapi serius, memang begitu. Nah pas Mas Gepeng juga gak masalah, malam itu kita dinner deh di Suis Butcher.

Namanya sih boleh ya agak classy, tapi steak disini gak mahal kok. Yang kami pesan malam itu ada Salmon Fillet dan Tenderloin Bord. Side dish-nya Potato a'Suis, kumpulan kentang berbagai bentuk dan siap-siap neguk air putih yang banyak karena semua kentang goreng enak ini bikin tenggorokan seret –dan untungnya mereka nyediain air putih gratis satu pitcher di setiap meja.

Meskipun warnanya sama-sama butek, tapi dua minuman ini benar-benar bertolakbelakang lho. Yang kiri adalah Tamarind Punch, minuman dari asam jawa yang dikasih sedikit soda dan ini enak banget. Yang kanan minuman klasik Root beer dari belahan dunia sana. Both are so refreshing. Matching sama suasana tempatnya.

Awalnya saya ngeri pesan steak ditempat yang belum langganan karena saya agak 'rewel' kalo makan steak. And you know, Suis Butcher showed good performance! Tingkat kematangan sempurna sesuai permintaan, empuknya pas, rasa dagingnya khas banget, saus mushroom-nya well-spice, everything is awesome! Yummmmmeh!

Kekurangannya satu ada di salad-nya. Masih asing buat saya makan salad kembang kol dengan saus creamy. Sausnya sih oke banget, tapi kembang kol kan mengandung raffinose yang bikin perut begah dan kalo salad ini dimakan sebelum daging (seperti saran food combining), yakin itu daging gak akan nikmat dimakan sampe habis.
Salmon Fillet-nya enak (saya cuma coba sepotong), tapi maaf saya gak bisa kasih review lebih karena saya gak suka salmon matang. Tapi Mas Gepeng bilang enak (dan semua makanan yang dia makan selalu dibilang enak hahaha).


Suis Butcher di malam hari terasa hangat dengan lampu remang kuning dan dekorasi klasik bernuansa coklat dan putih. Sederhana sekali, nyaman untuk makan sambil cerita macem-macem. Saya secara personal suka suasananya, semoga besok tempat parkirnya lebih luas ya.


Selanjutnya adalah makan siang kami hari Minggu.

baby-lobster-bandungAnd you know what this beautiful creature is? It is LOBSTER babyyy whoo hoooo! I forget when the last time I met them but their taste are rarely recall from my mouth. And the best part was their lobsters are hilariously delicious! *finger lickin'*

baby-lobster-bandungbaby-lobster-bandungTerima kasih Mba Andrea yang udah kasih rekomendasi tempat ini (I love you!) karena Baby Lobster terletak gak jauh dari guest house kami! Happy banget kan! Meskipun tempatnya sederhana, tapi baby lobster mereka bener-bener bikin mouthgasm! Enak banget! Saya kemarin pesen yang bumbunya ‘aman’ yaitu saus mentega. Buat yang suka spicy, ada pilihan saus padang, black pepper, dan saus babylobs special.

baby-lobster-bandungSelain lobster, mereka juga punya kudapan lain salah satunya cumi bakar. A very must try! Enak banget apalagi di cocol saus kecapnya, deliciousoooo!

mgnco-eatery-bandung
Sebelum pulang, kami ketemuan sama teman kuliah yang kebetulan lagi main juga di Bandung, nongkrong di MG & Co Eatery. Mereka adalah sepasang orang tua baru dan kami belom nengokin adek bayinya yang sekarang udah berumur 3 bulan, namanya Akandra Jayantaka. Selalu seru ya kalo lagi jalan-jalan terus ketemu temen.

mgnco-eatery-bandungmgnco-eatery-bandungmgnco-eatery-bandungmgnco-eatery-bandungmgnco-eatery-bandung
Beda sama Baby Lobster, MG & Co Eatery ini tempatnya Intagram-genic, dekornya retro-chic, furniturnya seru, ambience-nya asik, tapi karena dia semi outdoor, lumayan engap kalo siang. Disini saya cuma minum Classic Mojito dan cicip potato wedges, all taste good.


Thank you for recharging our mood, Bandung. You’re great!

No comments

Post a Comment

I'd love to hear from you!

© Travel and Enjoy Everything with Justin Larissa • Theme by Maira G.