SLIDER

WELCOME!

Hi fellas! My name is Justin Larissa and welcome to my online home where you can see how I Travel and Enjoy Everything! Lets pull up a bear, have a cup of Thai Tea, make yourself comfortable and enjoy my blog.

ABOUT JUSTIN

NEWSLETTER

Mid August

Mari sejenak kita istirahat dari jurnal perjalanan Nepal kami dan melihat apa aja yang udah terjadi belakangan ini untuk sekedar tau juga, apakah kami masih mengisi waktu dengan hal-hal berguna atau sia-sia hahaha.

Bersyukur atas: Bertambahnya usia Mas Gepeng yang ke-31 hari ini! Yeaaayy! Dan udah jadi tradisi #justinindyo kalo ada yang ulang tahun pasti makan ke Holycow, entah yang Steak Hotel atau yang punya Chef Afit, karena mereka ada 'hadiah' makan Buddy's Steak gratis buat yang ulang tahun. Benar-benar rumah makan yang baik ya hahaha. Alhamdulillah juga hari ini Mas Gepeng sehat, ceria, tadi pagi dia bikinin sarapan wheat toast pake keju lho ahahaha, dan semoga karirnya makin menanjak tinggi ya sayang.

Baca: Beberapa buku yang sangat saya sukai, diantaranya ada Disonansi dan Love Bites dari Edith PS, lalu buku (yang baru banget selese) bertajuk Di Tanah Lada dari Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (saya cop-pas namanya dari internet lho, jangan buat mata silindermu tersiksa deh). Saya punya seorang novelis metropop favorit, dia adalah Ika Natassa. Sekarang nambah lagi, yaitu Edith PS. Kedua bukunya benar-benar sakit. Konfliknya bikin saya merinding, entah karena cara berceritanya sangat menusuk perlahan tapi pasti, atau entah karena gaya bahasanya juga sebenarnya gak kompleks-kompleks amat, atau karena Mbak Edith ini lulusan sarjana psikologi, tapi dua novelnya udah bikin mata saya pedesan dan hati saya tersayat! Semua komposisinya saya suka, gaya menulis Mbak Edhit di Disonansi (menurut saya) sangat jauh lebih matang dari Love Bites tapi yakin deh, dua cerita yang diulas memang apik. Kalo kamu lagi cari bahan bacaan tentang kehidupan suami istri yang sangat kompleks dan dramatis, baca deh buku Mbak Edith. Seru wes!

Kalo Di Tanah Lada lain lagi, ini novel Dek Ziggy Zzzzz yang sudut pandangnya diambil dari kacamata anak kecil usia 6 tahun. Ava dan P, punya cerita yang siap bikin kamu bergumam "hah?", "he?", "ya ampun", "hooo", "weh?", "ngg?", beberapa kali. Ceritanya asyik. Meskipun saya agak sangsi juga masa iya anak sekecil ini udah punya afeksi yang begini amat, tapi banyak hal baru yang saya dapat dari baca buku terbitan Oktober 2015 ini. Saya gak suka endingnya, tapi suka semua kompleksitas cerita sampe hal-hal yang terjadi dengan P yang gila, saya gak menduganya sama sekali, dan itu menarik sungguh.

Secara rutin melakukan: Fitness di gym dan kami komitmen untuk olahraganya minimal 4 kali seminggu. Satu hal yang sangat luar biasa karena olahraga rajin ini adalah menstruasi Agustus saya superrrr friendly! Haaaapapyyyyyy........ Aktivitas yang saya suka selama di gym itu adalah yoga, body balance (kombinasi yoga, pilates, dan tai chi), body vive, bodijam, hardcore training, dan alat-alat yang untuk paha. Kalo Mas Gepeng lebih suka yang pake beban, muay thai, freestyle group training, hardcore training, yoga, body balance. Semoga kami makin sehat dan punya perut rata kayak talenan ya.

Bersemangat untuk: Trip trip kecil kami di beberapa minggu kedepan seperti Jogja, Lombok, kemping di Bogor, aaahh can't wait to meet these incredible weekends!

Mencoba: menjadi lebih tenang dan benar-benar memilih kata-kata yang akan diucapkan. Sebuah proyek kerjaan yang sedang on progress membuat saya impulsif dengan omongan dan perbuatan. Ketika terburu-buru, semua hal menjadi sangat sulit untuk diatur. Makanya saya terus belajar mengelola pernafasan agar bisa lebih tenang, bahkan ketika in a rush sekalipun.

Benci dengan: tensi darah saya yang lusa kemarin mencapai 90/55. Lama banget gak pernah sampe serendah itu, yang kalo saya berdiri terasa goyang-goyang gak karuan. Akhirnya dua hari berturut-turut saya makan kambing dan tidur dengan uap essential oils. Tapi ironisnya, tensi Mas Gepeng malah 150/90! Jadilah saya makan kambing, dia makan oatmeal. Hahahaha.

Suka makan: Kebab! Kami lagi tergila-gila banget makan kebab Baba Rafi di container stand mereka di Pondok Labu. Favorit saya: black kebab pake mushroom, lettuce, cheese sauce (double!), scramble egg, keju slice, dan tentu saja daging kebab. Kalo Mas Gepeng: wheat kebab, pake bawang bombai yang banyak, jamur, cheese sauce, mayones, dan scramble egg. We were fans!

Semoga hari kalian menyenangkan! Muah!

No comments

Post a Comment

I'd love to hear from you!

© Travel and Enjoy Everything with Justin Larissa • Theme by Maira G.