Mari Bicara tentang Fish and Chips di Scarborough, North Yorkshire

14 August 2017
Ketika saya berkata ke teman-teman yang tinggal di Britania Raya bahwa saya akan pergi ke Scarborough, mereka semua clueless dan bertanya-tanya, tempat apa itu dan apa yang akan saya dan Mas Gepeng lakukan disana? Saya pun menjawab singkat, "Mau makan fish and chips di pinggir laut dong!". Saya suka sekali makan ikan. Saya juga selalu suka kentang goreng. Jadi misi kecil yang saya bawa jauh dari Jakarta menuju kota kecil di timur Inggris ini adalah untuk mencicipi makanan yang terkenalnya ngalah-ngalahin sapi gondrong Skotlandia. Dan memakannya di kota bertebaran seagull ini jadi pengalaman yang benar-benar menakjubkan untuk kami.

Fish and chips 'lahir' di Inggris dari 'rahim' kaum Marrano Portugal sekitar abad 16 silam. Kaum Marrano yang menganut kepercayaan yahudi terbiasa mengkonsumsi ikan sebagai makanan sehari-hari. Ikan yang dimakan pun hanya badannya, gak pakai kepalanya (mereka mungkin belom pernah coba gulai kepala ikan kakap, hahaha). Salah satu kebiasaan lain orang Yahudi adalah menggoreng ikan di hari Jumat. Esoknya pas hari Sabat, mereka akan lanjut makan ikan itu tapi dalam keadaan dingin karena di hari itu mereka gak boleh masak. Makanya biar si ikan awet, mereka membalut ikan dengan tepung agar dagingnya terjaga dan rasanya tetap enak. Begitulah asal mula inspirasi ikan ditepungin.

Ketika makanan ini mulai dikenal masyarakat luas dan ternyata disukai, fish and chips mulai terkenal. Makanan ini dulunya populer di kalangan rakyat jelata karena pangsa pasar perdana masakan ini adalah kaum pekerja. Disajikannya aja pakai kertas koran, udah macam gorengan yang biasa kita beli di pinggir jalan. Namun, semakin banyak orang mengkonsumsi fish and chips dan sadar bahwa tinta koran itu gak baik jika menempel pada makanan, di awal abad 19 metode penyajian sudah mulai beralih ke kertas laminasi (greaseproof paper).

Salah satu penyajian fish and chips yang menggunakan kertas laminasi dengan piring kertas

Fish and chips sudah jadi makanan favorit orang Britania selama ratusan tahun. Perkembangan moda transportasi jadi salah satu andil kenapa konsumsi fish and chips jadi semakin merajalela. Gimana gak, nelayan lebih mudah dalam mengantarkan hasil tangkapan, konsumen mau makan ikan kapanpun dimanapun juga gak ada masalah. Termasuk ketika saya secara acak memilih Scarborough sebagai tempat untuk menikmati makanan favorit Kate Moss dan Victoria Beckham ini. Karena disini (dan dimanapun) udah pasti ada fish and chips.

Ketemu VW combi kuning-kuning gemes! Pengen bawa pulang!

Secara geografis Scarborough berbatasan dengan laut utara (The North Bay) dan laut selatan (The South Bay). Lautnya tenang, garis pantai panjang, ombak ringan, dan berbau segar. Mungkin ini pengaruh cuaca. Jika di negara tropis, bau ikan bercampur dengan bau keringat si nelayan, gak heran tiap lewat laut baunya bikin 'bangun'. Saya memilih kota para Scarborians untuk mencicipi fish and chips khas Britania simply karena kota ini berbatasan langsung dengan laut dan pemandangan yang disajikan pun luar biasa cantik. Untuk menuju Scarborough, kami naik kereta dari Edinburgh dan transit satu kali di York. Perjalanan dengan kereta secara total memakan waktu 4 jam, jauh lebih cepat ketimbang naik bus -lagipula jarang sekali ada bus yang punya tujuan ke Scarborough.

Menurut beberapa sumber, perdagangan ikan di Scarborough masih aktif meski sebenarnya mengalami penurunan ukuran bisnis. Pusat aktivitas perdagangan seperti pasar ikan, restoran seafood, atau pasar-pasar lainnya banyak bermuara di sekitar pantai. Makanya sesampainya di Scarborough, kami langsung ke West Pier, dermaga terdekat dengan Scarborough Harbour untuk mencari restoran fish and chips dengan pemandangan laut. 

Banyak lavender tumbuh liar di Scarborough dan fungsinya disini untuk mempercantik meja atau memberikan aroma lembut dalam ruangan, bukan untuk mengusir nyamuk.

West Pier adalah dermaga yang paling hits di Scarborough. Selain jadi tempat berkumpulnya para nelayan dan menaruh ikan, disini juga dermaga untuk orang-orang yang mau naik yacht dan main ke Luna Park (jika kamu bisa melihat bianglala pada foto diatas, nah itu dia letaknya Luna Park). Disini juga rutin diselenggarakan festival tahunan Seafest yang mempertemukan seluruh artist dari segala penjuru di Britania untuk merayakan sejarah penangkapan ikan di wilayah ini. Seru ya! Yang saya heran dari tempat ini adalah ada banyak tempat makan eskrim di pinggir pantai. Heran karena mereka masih buka di musim penghujan dan dingin seperti ini. Apakah Scarborians suka makan es krim pas musim dingin? Apa gigi mereka gak ngilu?

Kembali ke dunia ikan, ada beberapa restoran fish and chips di Scarborough. Salah dua yang terkenal namanya Winking Willys (as they called themselves the famous fish and chips), juga Golden Grid Fish Restaurant yang sudah aktif sejak 1883. Tapi karena saya mengamini sebuah nasihat yang mengatakan bahwa jangan pernah makan fish and chips ketika kamu gak melihat laut, maka saya memilih makan di Harbour View Cafe yang letaknya persis diatas gudang ikan di dermaga dan menghadap laut.

Gimana gak mewek minum cokelat panas sambil lihat pemandangan kayak begini?

Siang itu Scarborough sedang hujan gerimis. Suhunya 10℃, lumayan membuat jaket hangat kami rembes dan kaki berasa cekit-cekit kedinginan. Harbour View Cafe berada dilantai dua bangunan gudang ikan. Tenang, gak ada bau amis atau lendir licin yang bakal bikin kepeleset. Semua disini tertata rapih dan bersih. Abang nelayannya aja ganteng. Kami duduk persis di depan pintu kedua yang menampilkan pemandangan dermaga, laut tenang, dan bangunan-bangunan medieval khas Inggris. Beruntung sekali.

Kami pesan fish and chips yang lagi promo dua porsi £16, hot chocolate, dan air mineral. Dalam satu piring besar ada ikan cod yang di deep fried, home made chips (kentang goreng), mushy peas (kacang polong yang dihaluskan), dan potongan lemon segar. Seperti yang kamu lihat di gambar, ikannya besar banget! Super besar! Gak seperti jajan kami di Skotlandia yang selalu sepiring berdua, kami sengaja pesan satu satu karena ingin menikmati fish and chips dengan sebaik-baiknya dan sekenyang-kenyangnya. Selain ikan, Harbour View Cafe juga menyediakan goujons (ikan kecil panjang-panjang di goreng tepung), udang, pie daging, sosis, omelet, chicken nuggets, dan lain-lain.

Tau kah kamu bahwa makan fish and chips itu lebih sehat ketimbang makan pizza, burger, atau kebab? Satu porsi fish and chips mengandung karbohidrat, vitamin B6 dan B12, vitamin C, zat besi, zinc, kalsium, omega 3, dan serat. Kadar garam dan pengawet yang digunakan pun jauh lebih sedikit. Fish and chips yang disajikan itu dimasak ketika ada yang pesan, jadi benar-benar hangat dan fresh. Makannya pun bebas rasa bersalah. Oke, saya akan deskripsikan satu piring kebahagiaan ini.

Ketika masih hangat-hangatnya, saya belah dua badan ikan lalu asap berbau segar itu ngebul-ngebul di hidung. Hmmmm segaaaar! Mata saya berbinar girang melihat daging fillet ikan putih bersih, kinclong, tebal, dan seolah memanggil saya untuk segera mencicipi. Lalu saya ambil potongan kecil daging ikan cod itu, dihirup sebentar, lalu dikunyah. Ooooooh. Mata saya menutup dan kepala geleng-geleng. ENAK SEKALI! Percayalah, daging ikannya sangat lembut. Ini serius lembut sekali. Daging ikan yang seperti kapas. Rasanya pun segar, persis karena ikannya fresh jadi rasanya benar-benar gurih. Adonan tepung yang melapisi ikan juga sangat light, gak oily, dan renyah. Gak bikin eneg. Ketika saya menaburkan perasan lemon diatas seluruh badan ikan, wuoooh rasanyaaa yaaaa Tuhan, tambah enak! Seger banget ya ikan yang habis ditangkap, digoreng sebentar, lalu dikasih perasan lemon. Semua rasanya lumer didalam mulut. Nuansa segar dan gurih. Sungguh nikmat duniawi yang sehakiki-hakikinya!

Dan saya baru tau bahwa kacang polong yang ditumbuk rasanya jauh lebih enak ketimbang dimakan bulat-bulat. Side dish ini menjadi salah satu penyempurna karena rasa pahit khas kacang polong jadi agak manis dan lumer karena dia mushy, dan ketika kamu mengunyahnya bersamaan dengan ikan, ya ampuuuunn ampuuuunnnn enak buanget! Jodoh sempurna! Gak heran kalo review yang diberikan pada kombinasi makanan ini mayoritas bintang lima. Kalian harus coba! Sungguhan!

Satu lagi side-dish-kickass yang diberikan adalah the chips. Bukan, bukan french fries, tapi chips. Kentang asli yang dipotong-potong besar lalu digoreng hingga keemasan dan disajikan hangat dengan cocolan mushy peas dan saus tartar, apalagi kalo bukan surga disetiap gigitan! Homemade chips are always the best! Saya pastikan dalam satu piring ini isinya enak semua 💛

Pas masuk ke kafe, saya sempat kaget melihat di mbak kasir itu. Ini Meghan Trainor? Etapi kok mirip Adele? Dan setelah diamati, ternyata wajah si mbak ini gabungan kedua penyanyi yang sama-sama montok itu.

Secara keseluruhan, tempat ini paripurna. Pelayanannya ramah, pemandangannya ciamik, makannya udah deh, beneran ini adalah makanan paling enak selama kami di Britania. This whole package made us in tears. Bersyukur sekali kaki ini belok menuju dermaga. Mungkin rasanya akan berbeda kalo makan di tengah kota. Selain di Scarborough, kami juga mencicipi fish and chips di Bold Street, Liverpool. Dan benar saja, makan fish and chips sambil melihat laut lebih menakjubkan rasanya.

Kenikmatan dalam sekali suap!

Jika mengelilingi Britania Raya dari satu kota ke kota lainnya, hampir selalu ada restoran fish and chips. Misalnya di Scotland ada Fochabers Fish Bar, di Wales ada Andrews Fish Bar, dan di London ada Poppies Fish & Chips. Malahan ada National Fish & Chip Awards yang tahun ini dimenangkan oleh Kingfisher Fish & Chips di Plymouth sebagai Takeaway Fish and Chip Shop of the Year. Bukan lagi sekedar makanan kelas pekerja, fish and chips sudah menjelma menjadi identitas Britania Raya yang menggaung luas gak hanya di kota besar tapi juga kota-kota kecil. Bahkan 80% orang Britania memakan fish and chips minimal sekali dalam setahun dan lebih dari 250 juta porsi fish and chips terjual dengan bahagia setiap tahunnya! What a huge! Kalo saya kesini lagi, sudah dipastikan makanan surga ini ada di list what-to-eat-seaside-in-UK 😚
8 comments on "Mari Bicara tentang Fish and Chips di Scarborough, North Yorkshire"
  1. aduh duh duh, padahal kemarin2 udah eneg makan fish n chips keseringan, tp abis baca ini kok jadi pengen yaaa hahaha. btw poppies yang di London biasa ajaaa tin rasanyaa trus muwahal buwanget, banyak yg lain yg lebih enyaak~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, abis nulis ini Mas Gepeng ngajak makan fish n co coba! Makan lagi mir, di pinggir laut sebelum balik Indo :p makan yang juara satu itu mir

      Delete
  2. Fotonya bagus-baguuus! Fish n Chipsnya patut dipraktikkin di rumah inih hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mba Putu Ayu :D aku juga kepingin bisa bikin, kayaknya gak begitu susah asal ikannya seger hihihi

      Delete
  3. Mba baca tulisan ini sambil beberapa kali nelen liur apalagi ada sajian foto2 pemandangan. Love your blog. Aku akn sering2 mampir. Salam kenal ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai salam kenal jugaaa Mba Fiberti. Aku sekarang ya hati-hati nih baca tulisanku sendiri, takut kepengen terus hahahaha. Makasih yaaa selamat menikmati blog aku

      Delete

I'd love to hear from you!